Suatupenelitian yang memiliki dasar positivistik memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. Menekankan objektivitas secara universal dan tidak dipengaruhi oleh ruang dan waktu. 2. Menginterpretasi variabel yang ada melalui peraturan kuantitas atau angka. 3. Memisahkan peneliti dengan objek yang hendak diteliti. Dalamstatistik, ada dua jenis variabel: 1. Variabel Kuantitatif: Kadang-kadang disebut sebagai variabel "numerik", ini adalah variabel yang mewakili kuantitas yang dapat diukur. 2. Variabel Kualitatif: Kadang-kadang disebut sebagai variabel "kategori", ini adalah variabel yang mengambil nama atau label dan dapat masuk ke dalam kategori. KerusakanTanah : Jenis, Penanggulangan dan Pencegahan. Semakin berjalannya waktu, kondisi Bumi (baca: inti Bumi) semakin tua. Hal ini akan menambah kerapuhan elemen- elemen yang ada di Bumi, termasuk juga tanah (baca: jenis tanah ). Selain itu, aktivitas yang dilakukan oleh manusia dalam kehidupan sehari- hari juga mempengaruhi keadaan tanah. Sepertijenis teks lainnya, teks kritik sastra memiliki ciri, agar kamu dapat mengidentifikasi, apakah sebuah teks disebut sebagai kritik sastra. A. Ciri-ciri Kritik Sastra yaitu: Memberikan tanggapan terhadap hasil karya. Memberikan pertimbangan baik dan buruk (kelebihan dan kekurangan) sebuah karya sastra. Pertimbangan bersifat objektif. Kaidahpencacahan merupakan sebuah aturan membilang untuk mengetahui banyaknya kejadian atau objek-objek tertentu yang muncul. Disebut sebagai pencacahan sebab hasilnya berwujud suatu bilangan cacah. Adapun beberapa metode pada kaidah pencacahan antara lain yaitu: metode aturan pengisian tempat ( Filling Slots ), metode permutasi serta metode Disisi lain, berdasarkan tujuannya, kritik karya seni rupa terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu kritik populer, kritik jurnalis, kritik keilmuan, dan kritik pendidikan. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis kritik seni rupa yang perlu diketahui, seperti dilansir dari gerbangkurikulum.sma.kemdikbud.go.id, Jumat (12/11/2021). . JAKARTA, - Contoh objek sebuah kritik dapat menambah pengetahuan kesusastraan kamu menjadi lebih luas lagi terutama dalam memahami berbagai jenis objek yang dibangun dalam sebuah kritik. Baca Juga Kritik adalah saran yang membangun. Oleh karena itu, dalam membuat sebuah kritik harus didasari pada fakta yang jelas dan alasan yang logis agar sang pembuat karya dapat mengevaluasi karyanya menjadi lebih baik di masa mendatang. Dilansir dari berbagai sumber, Selasa 28/2/2023 telah merangkum contoh objek sebuah kritik, sebagai berikut. Jenis Objek Sebuah Kritik a. Seseorang Baca Juga Objek sebuah kritik bisa berupa perseorangan, seperti atasan kepada seorang bawahan, bawahan kepada rekan kerjanya, seorang teman kepada teman lainnya, dan masih banyak lagi. Pengenalan terhadap objek ini dapat ditujukan kepada orang yang dikenal maupun orang belum dikenal, dapat ditujukan kepada orang yang sudah memiliki hubungan maupun yang tidak mempunyai hubungan apapun. b. Grup atau Organisasi Objek kritik lainnya yakni dari seseorang ke grup, dari grup ke seseorang atau dari grup ke grup lainnya. c. Suatu Karya Sebuah karya juga dapat menjadi objek kritik. Seperti karya seni, sekalipun seni itu subjektif, tetap saja ada kemungkinan kritik yang akan datang, baik berasal dari orang yang mengerti tentang seni maupun orang yang sama sekali awam tentang seni. Follow Berita Celebrities di Google News Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis tidak terlibat dalam materi konten ini. Topik Terkait Contoh Objek Sebuah Kritik pengertian objek sebuah kritik jenis objek sebuah kritik objek sebuah kritik tujuan objek sebuah kritik Di artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini, kita akan mempelajari tentang perbedaan kritik sastra dan esai, mulai dari ciri-ciri, struktur, dan juga contohnya. Yuk kita belajar! — Halo teman-teman! Kalian tahu nggak sih, kalau karya sastra itu tidak lantas terlepas dari berbagai kritik dan saran. Dibalik keindahan karya sastra, sebuah kritik juga dibutuhkan untuk terus memperindah dan menyempurnakan hal-hal yang masih dirasa kurang tepat. Nah, dalam melakukan kritik, kalian juga harus paham dulu seperti apa pengertian kritik sastra dan esai itu. Kenapa penting? Sebab, kita harus tahu dasarnya dulu, supaya penilaian kita objektif, baru deh kita boleh melakukan kritik. Yuk langsung kita bahas! Pengertian Kritik Sastra dan Esai Terlebih dahulu, kita akan membahas pengertian kritik sastra. Kritik sastra adalah analisis terhadap suatu karya sastra untuk mengamati atau menilai baik dan buruknya suatu karya secara objektif. Sementara itu, esai adalah karangan singkat yang membahas suatu masalah dari sudut pandang pribadi penulisnya. Masalah yang dibahas dalam esai merupakan masalah yang aktual dari berbagai bidang, seperti kesusastraan, kebudayaan, iptek, atau politik. Kamu pastinya sudah tahu dong ya tentang sejarah esai. Lebih luasnya, Widyamartaya dan Sudiati berpendapat bahwa kritik sastra adalah pengamatan yang teliti, perbandingan yang tepat, dan pertimbangan yang adil terhadap baik dan buruknya kualitas, nilai, serta kebenaran suatu karya sastra. Nantinya, kritik yang sudah diberikan terhadap karya sastra dan esai dapat menjadi panduan yang memadai kepada pembaca tentang kualitas sebuah karya. Di samping itu, penulis karya tersebut akan memperoleh masukan yang bersifat membangun karya tersebut Baca Juga Jenis-Jenis Puisi Kontemporer dan Contohnya Perbedaan Kritik Sastra dan Esai Apa perbedaan kritik dan esai? Berdasarkan isi dan pandangan si penulis, kritik sastra dan esai memiliki beberapa perbedaan. Perbedaan kritik sastra dan esai terdapat pada objek kajian, ringkasan, data, dan beberapa aspek lain seperti berikut Prinsip Penulisan Kritik dan Esai Bagaimana sifat kritik yang baik terhadap suatu karya? Dalam menulis kritik dan esai, kita harus memperhatikan beberapa prinsip berikut ya! Pokok persoalan yang dibahas harus layak untuk diulas. Hasil ulasannya pun harus memberikan keterangan atau memperlihatkan sebab-musabab yang berkaitan dengan suatu peristiwa yang nyata. Jadi, yang terpenting bukan apa yang diulas, tetapi bagaimana cara penulis memberikan ulasannya. Pendekatan yang digunakan harus jelas, apakah persoalan didekati dengan pendekatan faktual atau imajinatif. Ulasan yang menggunakan pendekatan faktual harus didukung oleh fakta yang nyata dan objektif. Penulis tidak boleh mengubah fakta untuk mendukung pandangannya. Pernyataan yang diungkapkan harus jelas, tidak samar-samar, harus dapat dipercaya, tidak disangsikan atau disangkal, dan dapat dibuktikan kebenarannya. Baca Juga Cara Menentukan Ide Pokok dalam Paragraf Struktur Kritik Sastra dan Esai Dalam penulisan kritik sastra maupun esai, ada beberapa struktur atau sistematika yang harus dipenuhi. Ada 3 hal penting dalam struktur kritik dan esai, yakni pernyataan pendapat, argumentasi, dan penegasan ulang atau reiterasi. Pembahasan secara detailnya antara lain 1. Pernyataan Pendapat Dalam esai, pendapat atau tesis menyajikan pandangan penulis terhadap objek atau fenomena yang disoroti. 2. Argumentasi Argumen atau pendapat yang disajikan berupa alasan yang logis serta bersifat subjektif. Penegasan Ulang 3. Reiterasi Penegasan ulang dalam esai, juga berupa ringkasan atau pengulangan kembali hal yang sudah disampaikan dan menjadi penegasan dari bagian argumentasi. Kaidah Kebahasaan Kritik Sastra dan Esai Dari segi kebahasaan, kritik sastra dan esai dapat dilihat dari hal berikut 1. Pernyataan Persuasif Pernyataan persuasif pada teks berbentuk kritik sastra dan esai, kalimat yang digunakan tidak secara jelas mencirikan kalimat persuasif secara umum. Pernyataan yang disampaikan penulis, mengulas hal dengan data atau kalimat yang logis bertujuan agar menggugah pemikiran pembaca sehingga akhirnya pembaca setuju dengan ide yang disampaikan penulis. 2. Pernyataan Fakta Dalam kritik dan esai, pendapat penulis disajikan berdasarkan interpretasi ataupun penafsiran dari sudut pandang tertentu dengan disertai fakta-fakta pendukung. Kehadiran fakta berfungsi sebagai sarana untuk memperjelas pendapat. 3. Pernyataan Menilai Pernyataan yang bersifat menilai atau mengomentari sangat diperlukan untuk mengetahui kurang dan lebihnya suatu karya, yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi penulis. 4. Istilah Teknis Istilah teknis merupakan kosakata yang berkaitan pada bidang ilmu pengetahuan tertentu. Hal ini terkadang perlu dilakukan agar penulis dan pembaca dapat sepaham pada suatu pembahasan tertentu yang perlu dijelaskan secara detail. 5. Kata Kerja Mental Kata kerja mental adalah kata kerja yang melibatkan perasaan atau respons terhadap suatu tindakan atau kejadian, bukan berupa tindakan atau aksi yang bisa diamati secara fisik. Contoh mengingat, merasakan, memikirkan. Baca Juga Mengenal Teks Cerita Sejarah Pengertian, Struktur, Ciri, dan Contohnya Ciri-Ciri Kritik Sastra dan Esai Seperti jenis teks lainnya, teks kritik sastra memiliki ciri, agar kamu dapat mengidentifikasi, apakah sebuah teks disebut sebagai kritik sastra. a. Ciri-Ciri Kritik Sastra Ciri kritik sastra di antaranya sebagai berikut Memberikan tanggapan terhadap hasil karya. Memberikan pertimbangan baik dan buruk kelebihan dan kekurangan sebuah karya sastra. Pertimbangan bersifat objektif. Memaparkan kesan pribadi kritikus terhadap sebuah karya sastra. Memberikan alternatif perbaikan atau penyempurnaan. Tidak berprasangka. Tidak terpengaruh siapa penulisnya. b. Ciri-Ciri Esai Sementara itu, ciri-ciri esai di antaranya Berbentuk prosa. Singkat, dapat dibaca dengan santai dalam waktu dua jam. Memiliki gaya pembeda. Selalu tidak utuh. Memenuhi keutuhan penulisan. Mempunyai nada pribadi atau bersifat personal. Baca Juga Pahami Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, dan Contohnya Contoh Kritik Sastra dan Esai Bagaimana? Sampai disini sudah lumayan paham, kan mengenai kritik sastra dan esai. Supaya lebih memahami, yuk kita lihat satu contoh dari kritik sastra dan esai. Contoh Kritik Sastra Mimpi Anak Belitung pada Novel Sang Pemimpi Sebuah Kritik Sastra Mimpi adalah bagian kehidupan. Tanpa mimpi kita akan kurang bersemangat untuk menjalani kehidupan. Novel Sang Pemimpi adalah sebuah novel kedua karya Andrea Hirata yang merupakan bagian tetralogi Laskar Pelangi. Sang Pemimpi adalah judul yang tepat untuk novel ini karena memang kisah yang disajikan membuat pembaca yakin akan kekuatan mimpi. Tentunya, dengan cinta, pengorbanan, dan rahmat Tuhan, kita akan dapat mewujudkan mimpi yang kita miliki. Tiga tokohnya, Arai, Ikal, dan Jimbron, yang digambarkan sebagai pemimpi telah menamatkan SMP dan akan melanjutkan ke SMA. Dari sinilah perjuangan dan mimpi mereka dimulai. Tidak tanggung-tanggung, Arai dan Ikal bermimpi untuk kuliah ke Perancis, sedangkan Jimbron memutuskan untuk menetap di Belitung. Demi impian tersebut, apapun mereka lakukan. Impian Arai dan Ikal untuk kuliah di Prancis terwujud, Namun, ini barulah awal perjuangan yang sesungguhnya. Kekuatan novel ini terdapat dalam nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pembaca diajarkan agar menjadi orang yang senantiasa bersyukur. Walaupun di tengah kekurangan, jangan mengeluh dan tetap berusaha serta berdoa. Selain itu, dengan kekuatan mimpi, jangan pernah menyerah dan larut dalam kesedihan. Selain itu, penulis mengajarkan tentang nilai-nilai untuk path pada perkataan orang tua. Dalam novel Sang Pemimpi, juga terdapat kekurangan yang dapat menjadi masukan bagi penulis. Pembaca dapat mengalami kesulitan dalam memahami bahasa yang digunakan karena ada penggunaan bahasa daerah dan bahasa Inggris yang tidak dijelaskan di glosarium. Sebaiknya penulis melengkapi kosakata berbahasa daerah dan asing pada glosarium sehingga pembaca tidak bingung dengan istilah-istilah tersebut. Hal yang digambarkan lewat kata-kata dari kutipan. “Lalu kami beralih menjadi part time office boy di kompleks kantor pemerintah. hal. 69, Baca Juga Membahas Paragraf Jenis, Unsur, dan Syarat Contoh Esai CANDU. Sebuah kata yang tepat untuk menggambarkan keterikatan masyarakat kita pada media sosial. Semua kalangan seakan “terjerat” dalam rutinitas yang sama setiap harinya. Terlebih lagi kaum remaja. Remaja larut dalam aktivitas yang satu ini hampir sepanjang hari. Tentunya ada keasikan tersendiri sehingga remaja betah berlama-lama dalam menggunakannya. Salah satunya, sebagai wadah menuangkan berekspresinya. Penggunaan media sosial di kalangan remaja akan memberikan dampak bagi penggunanya. Remaja yang tentunya masih dalam usia belajar, sering terganggu waktu belajarnya. Ditambah lagi, sebaran informasi melalui media sosial dapat membentuk opini di kalangan remaja. Misalnya tentang standar kecantikan di kalangan remaja perempuan. Hal lainnya yang sangat berbahaya dari media sosial adalah pornografi dan kejahatan melalui internet. Walaupun demikian, kita tidak menampik bahwa media sosial pun memiliki dampak positif, di antaranya untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga ataupun saudara yang jauh jarak tempat tinggalnya, mendapatkan ilmu pengetahuan baru, sebagai sumber penyebaran informasi, memperluas jaringan pertemanan, dan sebagai media media promosi bisnis. Penggunaan teknologi modern tentunya tidak lepas dari pengaruh positif dan negatif. Tentu saja hal ini bergantung dari penggunanya, Remaja diharapkan dapat membatasi diri sendiri serta control dari orang tua sangat diperlukan. Baca Juga Ciri-Ciri dan Struktur Esai yang Baik dan Benar Nah, sekarang kamu sudah tahu kan, bagaimana proses dalam melakukan kritik sastra dan karya esai? Supaya kritik yang disusun tidak subjektif, maka harus benar-benar dipahami prinsip-prinsip serta cirinya terlebih dahulu ya. Ciri-ciri dan struktur esai bisa kalian baca kok di blog ini juga. Ingin coba menjawab beberapa contoh soal dan menyimak video pembahasan materi bahasa Indonesia lainnya? Yuk langsung aja cek di ruangbelajar! Ada banyak rekomendasi video belajar konsep kilat dan video Adapto yang menyesuaikan cara belajarmu! Referensi Suryaman, Maman dkk. 2018. Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII – Kurikulum 2013 – Edisi revisi 2018. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Artikel diperbarui pada 21 Maret 2023. 1 Hal yang perlu diperhatkan dalam menulis kritik sastra adalah… a Latar belakang rumah b Latar belakang pembaca c Analisis cabang keilmuan d Analisis karya sastra e Hanya mengutamakan unsur dalam teks 2 Di bawah ini yang tidak termasuk objek sebuah kritik adalah… a Latar belakang penulis b Foto penulis c Teknik penulisan d Gambar objek e Struktur kata 3 Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis esai adalah berikut ini, kecuali… a Berisi renungan b Berisi fakta dan data akurat c Harus mementingkan pandangan penulis esai d Berisi sindiran dengan penggunaan bahasa yang khas e Berisi curhatan 4 Berikut ini yang tidak dilakukan dalam kegiatan menulis kritik adalah… a Memberikan komentar b Melakukan alih bahasa c Melakukan interpretasi d Memberi argumen e Memberikan gambaran umum karya sastra 5 Berikut ini merupakan perbedaan antara kritik dan esai, kecuali… a Kritik tidak menyuguhkan data, sedangkan esai selalu. b Kritik wajib menyuguhkan data, sedangkan esai tidak selalu. c Kritik membutuhkan ulasan tentang deskripsi karya yang dibahas, sedangkan esai tidak. d Objek bahasan kritik umumnya suatu karya baik senin, musik, sastra, film, dll, sedangkan esai objeknya berupa fenomena yang ada di kehidupan. e Kritik menyajikan pendapat, sedangkan esai argumen. Leaderboard This leaderboard is currently private. Click Share to make it public. This leaderboard has been disabled by the resource owner. This leaderboard is disabled as your options are different to the resource owner. Gameshow quiz is an open-ended template. It does not generate scores for a leaderboard. Log in required Options Switch template Interactives More formats will appear as you play the activity. Web server is down Error code 521 2023-06-13 172426 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d6c06f32b201c10 • Your IP • Performance & security by Cloudflare Melanjutkan 20 Soal Latihan UNBK Bahasa Indonesia SMA dan Jawabannya bagian pertama soal nomor 1-10, bagian kedua berisikan soal nomor 11 sampai dengan 20. 11. Hal yang perlu diperhatikan dalam berpidato adalah berikut ini, kecuali…. a. penampilan b. kalimat pembuka pidato c. penyesuaian ekspresi d. pengulangan kata atau kalimat e. pengaturan mikrofon untuk kepentingan Volume Jawaban d 12. Cara untuk menarik untuk mengawali pidato adalah…. a. mengungkapkan tema pidato b. menjelaskan urutan sistematika pidato c. mengungkapkan fakta yang berhubungan dengan tema pidato d. menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pidato e. memikirkan teknik pidato yang menarik. Jawaban c 13. Berikut ini merupakan jenis esai, yaitu…. a. Proses b. keagamaan c. pendapat d. perjalanan e. sejarah Jawaban c 14. Dalam buku Sri Sumarah sebenarnya nama judul salah satu cerpen yang ada didalam buku tersebut, Umar Kayam seperti ingin menguak dunia yang kerap dihadapi oleh beberapa perempuan dalam berbagai situasi. Dengan sendirinya pengarang menciptakan karakter dan dunia keperempuanan pada suatui masa secara cerdas. Hal yang dibahas dalam esai di atas adalah…. a. tema b. amanat c. latar d. tokoh e. alur Jawaban d 15. Berikut merupakan unsur intrinsik cerpen yang bisa digarap dalam esai, kecuali…. a. tema b. latar c. tokoh d. nilai e. alur Jawaban d 16. Saya menolak atau lebih tepatnya tidak menerima penuh bahwa puisi mesti padat, harus sedikit kata-kata. Daripada memenuhi syarat padat dan minimum tapi tidak indah serta gagap komunikasi, saya memilih puisi banyak kata tapi cantik, menyentuh, laju menghilir dan komunikatif. Puisi saya wajib musical. Kata-kata harus sedap didengar. Tentu saja kata-kata itu mengalami ketatnya seleksi. Kutipan esai diatas termasuk jenis…. a. reflektif b. argumentatif c. pandangan terhadap sastra d. proses e. sejarah Jawaban b 17. Hubungan antara esai dengan artikel adalah…. a. menggunakan bahasa yang informatif b. menggunakan pendapat dan pandangan penulis untuk meyakinkan pembaca c. menggunakan bahasa dengan gaya yang unik d. tulisan sama-sama tepat sasaran e. berisi fakta-fakta yang harus dapat dipertanggung jawabkan Jawaban b 18. Daerah yang memiliki luasa kilometer persegi dengan penduduk tak lebih dari satu jiwa ini sebenarnya memiliki potensi yang menarik. Selain memiliki pantai yang inda, Pacitan juga memiliki gua paling menarik di Asia Tenggara. Tulisan di atas bukan esai, karena…. a. berisi pendapat penulis b. lebih mengutamakan proses analisis fakta c. mengarah kepada proses d. mementingkan unsur berita e. penggunaan bahasa yang lembut Jawaban d 19. Dibawah ini merupakan ciri-ciri sebuah tulisan kritik, kecuali…. a. penafsiran b. penilaian c. analisis d. perenungan e. interprestasi Jawaban d 20. Berikut ini yang tidak termasuk objek sebuah kritik adalah…. a. struktur kata b. teknik penulisan c. gaya penulisan d. gambaran objek e. latar belakang tulisan Jawaban e Baca juga Contoh Soal USBN Bahasa Indonesia SMA dan Kunci Jawabannya Contoh soal teks kritik dan esai mungkin dibutuhkan bagi siswa atau guru kelas 12 bahasa Indonesia. Dalam rangka mengevaluasi tingkat pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Indonesia semester genap, yaitu Teks Kritik dan Esai, berikut kami sajikan kumpulan soal-soal pilihan ganda maupun esay yang bisa dipelajari oleh adik-adik siswa tingkat kelas 12/XII SMA. Terdapat 20 contoh soal pilihan ganda dan 5 soal esay yang berkaitan dengan materi Teks Kritik dan Esai pelajaran Bahasa Indonesia kelas 12/XII semester 2 genap yang bisa adik-adik sekalian pelajari ataupun dijadikan rujukan dalam menjawab tugas dari guru. Contoh Soal Teks Kritik dan Esai Pilihan Ganda A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang X pada huruf A, B, C, dan D. 1. Berikut ini merupakan perbedaan antara kritik dan esai, kecuali… a. Objek bahasan kritik umumnya suatu karya baik senin, musik, sastra, film, dll, sedangkan esai objeknya berupa fenomena yang ada di kehidupan. b. Kritik membutuhkan ulasan tentang deskripsi karya yang dibahas, sedangkan esai tidak. c. Kritik wajib menyuguhkan data, sedangkan esai tidak selalu. d. Kritik menyajikan pendapat, sedangkan esai argumen. 2. Bacalah kutipan cerpen berikut! Akulah Jibril, yang angin adalah aku, yang embun adalah aku, yang asap adalah aku, yang gemersik adalah aku, yang menghantarkan panas dan dingin. Aku mengirimkan kesejukan, pikiran segar yang mengajak giat belajar. Aku adalah yang menyodorkan keheranan dan sekaligus jawaban. Aku di kebun rimbun, aku di padang pasir, aku di laut, aku di gunung, aku di udara, kukirimkan layang-layangku kepadamu, kepada kalian. Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat Danarto Kalimat kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah … a. Danarto dikenal sebagai penulis cerpen yang religius, tercermin dalam tokoh cerpen yang telah ditulisnya. b. Menuntut pembaca harus lebih cermat untuk memahami isi cerita karena banyak menggunakan kata-kata lambang. c. Penggunaan kalimat-kalimat yang unik membuat cerpen ini diminati pembacanya. d. Cerpen Danarto pada umumnya beraliran religius sesuai dengan latar belakang pendidikan beliau. 3. Penyair meletup-letup, jujur dalam mengungkapkan realita kehidupan. Akan tetapi, kejujuran itu pantulan untuk orang lain semata. Seperti dalam puisi MAJOI karya Taufik Ismail. Jujur saja apakah pengarang sudah mengumpulkan fakta? Bagaimana kalau kata ganti “aku” dalam puisi digunakan “kita” agar lebih faktual. Kalimat kritik yang sesuai dengan isi penjelasan tersebut adalah … a. Tidaklah mudah menciptakan karya sastra bernilai dan bermutu. b. Dalam puisi MAJOI, Taufik Ismail sebaiknya menggunakan kata ganti “kita”. c. Seorang penyair memang harus berani mengungkapkan fakta kehidupan. d. Ungkapan sindiran dalam sebuah karya puisi dirasakan paling tepat. 4. Simaklah paragraf esai berikut! Berbicara tentang masalah sajak, kita sering menjumpai kata-kata masih mentah, gagal sebagai sebuah sajak, tidak berbobot. Penyebabnya ada dua kemungkinan. Mungkin lantaran penulisnya belum mahir dalam teknik menulis sajak. Kemungkinan kedua kurangnya penghayatan terhadap hidup. Tidak menaruh perhatian. Pada filsafat atau memang usianya belum memungkinkan untuk berkecimpung. Dalam dunia filsafat. Realita yang terdapat dalam dirinya belum sanggup dia kaitkan dengan realita di luar karena usianya masih muda remaja. Kalimat kesimpulan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah … a. Banyak karya sastra berupa sajak, namun tidak tergolong ke dalam sajak berkualitas. b. Karya sastra yang berkualitas terlahir dari sastrawan yang berpengalaman. c. Penulis sajak yang berkualitas memerlukan penghayatan. d. Ilmu filsafat sangat menentukan kualitas karya sastra yang dibuatnya. 5. Sajak-sajak yang ditulis generasi penyair masa kini termasuk karya yang cukup baik. Para penyair masa kini merupakan orang-orang kreatif pada zamannya. Hanya mereka masih membutatulikan kemampuan lain untuk mengasah kepekaan estetis dalam memilih diksi dan metafora. Kemampuan yang dapat ditingkatkan dari kebiasaan membaca realitas yang hadir di lingkungannya. Kebiasaan yang tidak akan didapat dari bangku sekolah. Kalimat simpulan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah … a. Kepekaan estetis dapat diasah melalui kebiasaan membaca realitas yang hadir di lingkungan dan di bangku sekolah. b. Generasi penyair masa kini masih harus mengasah kepekaan estetis melalui membaca realitas yang hadir di lingkungannya. c. Kreativitas penyair masa kini tercermin melalui karyanya yang teliti dalam memilih diksi dan metafora. d. Pemilihan diksi dan metafora dalam karya-karya penyair masa kini tidak diperoleh dari bangku sekolah. 6. Simaklah kutipan esai berikut dengan saksama! Beberapa tahun belakangan ini kesenjangan di Indonesia cenderung naik. Kesenjangan tersebut terlihat dengan adanya berbagai perubahan di negeri ini. Pertama, adanya peningkatan kesenjangan pemilikan lahan dalam sektor pertanian. Kedua, adanya kesenjangan akses untuk bergabung dalam aktivitas ekonomi sebagai sumber pendapatan. Misalnya saja di sektor pertanian, banyak petani kecil yang merasa kesulitan untuk mendapatkan kredit. Ketiga, adanya kesenjangan untuk mendapatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat, contohnya seperti mendapatkan pendidikan dan kesehatan. Hal yang diungkapkan dalam esai di atas adalah … a. Kesenjangan merupakan salah satu pokok persoalan ekonomi kita akhir-akhir ini. b. Pendidikan dan kesehatan semakin tidak dijangkau oleh petani. c. Petani kecil selalu mendapatkan kesulitan untuk memperoleh kredit dari pemerintah. d. Kesenjangan yang terjadi antara petani dengan pemerintah Indonesia. 7. Bacalah kutipan esai berikut dengan seksama! Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat membunuh organisme lain nya. Dengan kata lain, antibiotik adalah obat yang berfungsi untuk menanggulangi infeksi bakteri. Antibiotik memiliki peran yang sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun. Jika infeksi bakteri sampai menyerang otak, maka akan menjadi penyakit meningitis, sedangkan jika terkena paru-paru, maka akan menjadi penyakit bronkitis. Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah … a. Infeksi yang mengenai paru-paru manusia b. Infeksi yang menyerang otak manusia c. Kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia d. Antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi 8. Cermati penjelasan berikut! Para penyair jujur dalam mengungkapkan realita kehidupan. Namun, kejujuran tersebut hanyalah pantulan untuk orang lain semata. Seperti dalam puisi MAJOI karya Taufik Ismail. Jujur saja apakah pengarang telah mengumpulkan fakta? Bagaimana jika kata “aku” dalam puisi tersebut digunakan kata “kita” agar terdegar lebih faktual. Kalimat kritik yang sesuai dengan isi penjelasan di atas adalah … a. Dalam puisi MAJOI, Taufik Ismail sebaiknya menggunakan kata ganti “kita”. b. Menciptakan karya sastra yang bernilai dan bermutu tidaklah mudah. c. Menjadi seorang penyair berarti harus berani mengungkapkan fakta kehidupan. d. Puisi MAJOI salah satu puisi pemberani untuk mengungkapkan fakta. 9. Cermati penjelasan buku sastra berikut! Kalimat pembuka cerpen “Dadu” diikuti oleh kalimat-kalimat lain yang bernasib sama. Puitis, imajinatif, dan berlarut-larut dalam majas. Akibatnya, cerpen agak panjang karya Nirwan Dewanto ini terbata-bata dalam membentuk cerita. Padahal, di situ ada cerita. Sebuah interpretasi ulang dari kisah Mahabarata dan Ramayana. Pasalnya, uraian Nirwan gagal menampilkan kejernihan peristiwa. Ada kabul tebal pada tiap kalimat Nirwan. Kabut yang menutupi peristiwa. Kalimat kritik yang sesuai dengan penjelasan tersebut adalah … a. Kalimat-kalimat yang ditampilkan dalam cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto ini berbelit-belit sehingga tidak menarik. b. Kalimat yang berlarut-larut dengan majas dalam cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto membuat cerita menjadi indah. c. Cerpen “Dadu” karya Nirwan Dewanto mengandung kabut tebal berupa majas, tetapi peristiwa yang disajikan menjadi jelas sehingga menjadikan suatu karya yang menarik. d. Kalimat pembuka cerpen “Dadu” diikuti kalimat-kalimat puitis, imajinatif, dan berlarut-larut dengan majas yang berakibat cerpen agak panjang dan terbata-bata dalam membentuk cerita. 10. Perhatikan petikan esai berikut ! Pascamaraknya sajak-sajak sosial, sejak awal tahun 2000 hingga kini, perpuisian Indonesia kembali pada kemerdekaan masing-masing penyair dalam mencipta. Gaya dan tema sajak-sajak Indonesia mutakhir, seperti dapat kita amati pada rubrik sastra surat kabar, majalah, jurnal puisi serta sebagai kumpulan antologi puisi kembali beragam. Heterogenitas tema dan gaya pengucapan kembali mewarnai perpuisian Indonesia akhir-akhir ini muncul sajak-sajak naratif yang panjang, seperti banyak dimuat di harian umum. Tetapi sajak- sajak pendek juga tetap muncul di rubik-rubik sastra. Selain itu, masih ada kesan yang kuat bahwa tradisi perpuisian Indonesia mutakhir kembali terperangkap dalam orientasi kuantitatif, seperti yang diungkap Budi Darma ketika melihat maraknya buku-buku antologi puisi yang diterbitkan oleh komunitas sastra di tanah air sejak awal 1990-an . Simpulan teks esai di atas adalah … a. Kebebasan gaya dan keberagaman tema puisi Indonesia mutakhir b. Sajak- sajak naratif yang panjang mewarnai dunia perpuisian Indonesia saat ini c. Antologi puisi semakin marak di Indonesia d. Awal tahun 2000 hingga kini dunia perpuisian mengalami perubahan tren 11. Hal yang perlu diperhatkan dalam menulis kritik sastra adalah… a. latar belakang pembaca b. analisis karya sastra c. analisis cabang keilmuan d. hanya mengutamakan unsur dalam teks 12. Di bawah ini yang tidak termasuk objek sebuah kritik adalah… a. teknik penulisan b. struktur kata c. gambar objek d. latar belakang penulis 13. Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis esai adalah berikut ini, kecuali… a. Berisi sindiran dengan penggunaan bahasa yang khas b. Berisi renungan dan argumentasi c. berisi fakta dan data akurat d. harus mementingkan pandangan penulis esai 14. Berikut ini yang tidak dilakukan dalam kegiatan menulis kritik adalah… a. melakukan alih bahasa b. memberikan komentar c. melakukan interpretasi d. memberikan gambaran umum karya sastra 15. Bacalah paragraf esai berikut! Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan kurang hemat, dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata…. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah…. a. Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya. b. Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya. c. Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang. d. Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya. 16. Bacalah teks betikut dengan saksama ! Cara menutup cerita membuat pembaca perlu mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat membuat cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih mendalam. Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah …. a. Perlu pemikiran mendalam dan konsentrasi untuk memahami cerita b. Ungkapan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca c. Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas d. Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada masa kini 17. Cermati kutipan berikut! Begitulah maka aku pun pernah jadi buah harap mereka. Buah cakap yang manis didengar dari gadis dan ibu-ibu di kampong. Tiap kali kalau kebetulan aku lewat di muka rumah mereka, dari celah celah kerai menjeling beberapa mata jelita. Dan tak jarang aku dapat gangguan ibu-ibu yang suka menyindir. Tapi, aku yang masih terlalu muda, tak mungkin sanggup memikirkan hal-hal yang sulit itu. Lagi pula ayahku pentolan Serikat Islamnya Tjokroaminoto yang tergolong progresif tak suka pada fiil macam itu. Sumber Djamil Suherman, “Jadi Santri” Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah… a. cerpen sulit dipahami karena bahasanya berbelit-belit dan mementingkankeindahan. b. penyajian konflik dalam cerita dilakukan secara tersirat, yaitu melalui pikiran-pikiran tokoh. c. cerpen itu kurang menarik karena menggunakan “akuan‟ yang jarang ditemukandalam cerita lain. d. cerpen tersebut sulit dipahami karena memakai kata prog-resif dan banyak kata asing lainnya. 18. Simaklah kutipan kritik sastra berikut! Film “Si Doel The Movie” tidak lagi neko-neko. Film yang disutradarai Rano Karno ini seperti beberapa cerita film masa lalu yang ditulis ulang dengan gaya kekinian. Meskipun menggunakan latar modern, “Si Doel The Movies” tetap menggambarkan kehidupan masyarakat Betawi. [ . . . . . . . . . . . . ] Meskipun tanpa almarhum Benyamin Sueb, jalan cerita tetap disajikan secara apik. Penyajiannya tidak berlebihan dari cerita sebelumnya. Disadur dari Kalimat yang tepat untuk melengkapi kritik sastra tersebut adalah … a. Kisah hidup dalam film “Si Doel The Movie” sangat unik. b. Kisah hidup si membuka ruang untuk bernostalgia. c. Kehidupan masyarakat Betawi sangat menarik dipelajari. d. Film “Si Doel The Movie” mampu mencuri hati penonton. 19. Perhatikan puisi berikut! Perjamuan Petang Dua puluh tahun yang lalu ia dilepas ayahnya di gerbang depan rumahnya. “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Jangan pulang sebelum benar-benar jadi orang.” Dua puluh tahun yang lalu ia tak punya celana yang cukup pantas untuk dipakai ke kota. Terpaksa ia pakai celana ayahnya. Memang agak kedodoran, tapi cukup keren juga. “Selamat jalan. Hati-hati, jangan sampai celanaku hilang.” Dikutip dari Joko Pinurbo, Kekasihku, Jakarta, Kepustakaan Populer Gramedia, 2004 Kalimat kritik yang sesuai dengan puisi tersebut adalah … a. Diksi yang digunakan dalam puisi mengandung arti yang menyentuh. b. Diksi yang digunakan dalam puisi tersebut tidak bermakna denotatif. c. Diksi yang digunakan dalam puisi tersebut terlalu lugas dan sederhana. d. Diksi yang digunakan mempertimbangkan keindahan citra penglihatan. 20. Perhatikan paragraf berikut! Masih dengan gaya menulis khas Andrea yang penuh humor dan sindiran sosial, Sirkus Pohon ini secara umum menceritakan soal kehidupan masyarakat di Tanjong Lantai, Belitung dengan kondisi perekonomian menengah ke bawah. Seorang pemuda bernama Sobri berjuang untuk mendapatkan pekerjaan. Namun, susah baginya sebagai seorang yang tamat SMP saja tidak, untuk mendapat pekerjaan yang sesuai dengan harapannya. Tapi ia tidak lantas menyerah, pertemuannya dengan Dinda membuatnya terus semangat untuk mencari pekerjaan dengan gaji tetap. Bisa dikatakan Sirkus Pohon ini novel yang “ramai”. Banyak tokoh yang dimunculkan. Banyak humor dan sindiran sosial yang diangkat, dan bisa membuat pembaca tertawa sekaligus terharu ketika mengikuti kisah masing-masing tokohnya. It’s a good novel to read. Kalimat kritik sastra yang mengungkapkan kelebihan novel sesuai penjelasan tersebut adalah … a. Novel Sirkus Pohon menyajikan cerita dengan latar kehidupan dengan kondisi perekonomian menengah ke bawah. b. Novel Sirkus Pohon memunculkan banyak tokoh, penuh humor dan sindiran sosial sehingga membuat pembaca tertawa dan terharu. c. Novel Sirkus Pohon menceritakan tokoh yang semangat untuk mendapatkan pekerjaan sejak pertemuannya dengan Dinda. d. Pembaca akan terus mengikuti alur cerita Novel Sirkus Pohon karena menarik dengan bahasa yang mudah dimengerti. Contoh Soal Teks Kritik dan Esai Uraian Esay SOAL URAIAN ESAY 1. Hal apa yang diungkapkan dalam kutipan esai di bawah ini! Beberapa tahun belakangan ini kesenjangan di Indonesia cenderung naik. Kesenjangan tersebut terlihat dengan adanya berbagai perubahan di negeri ini. Pertama, adanya peningkatan kesenjangan pemilikan lahan dalam sektor pertanian. Kedua, adanya kesenjangan akses untuk bergabung dalam aktivitas ekonomi sebagai sumber pendapatan. Misalnya saja di sektor pertanian, banyak petani kecil yang merasa kesulitan untuk mendapatkan kredit. Ketiga, adanya kesenjangan untuk mendapatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat, contohnya seperti mendapatkan pendidikan dan kesehatan. 2. Buatlah kalimat simpulan esai yang tepat dan sesuai dengan cuplikan esai berrikut ini! Pada periode awal kepenyairannya, Taufiq Ismail cenderung menekankan citraan visual dalam menggabarkan pengalaman estetik yang dibentuk oleh pengamatannya yang tajam terhadap momen-momen penting peristiwa sejarah. Ia mendayagunakan kekuatan bahasa figurative majas, puisi yang efektif untuk membangun imajinatif pembaca. Sejak tahun 1970-an hingga periode mutakhir kepenyairannya, sajak-sajak Taufiq cenderung “prosaik naratif”. Ia menggunakan bahasa diskursif yang diselingi dengan permainan kata yang indah dan memikat. 3. Apa saja yang termasuk prinsip-prinsip penulisan sebuah kritik sastra? 4. Jelaskan fungsi sebuah kritik! 5. Sebutkan jenis-jenis esai disertai penjelasannya secara ringkas! KUNCI JAWABAN SOAL URAIAN ESAI 1. Kesenjangan merupakan salah satu pokok persoalan ekonomi kita akhir-akhir ini. 2. Dengan demikian, jelaslah bahwa bahasa yang digunakan Taufiq Ismail sangat membantu pembaca memahami puisinya sehingga karyanya tergolong komunikatif. 3. a Kritik bersifat membangun Konstruktif. b Merupaka kupasan, pembahasan, ulasan suatu karya. c Kritik tidak bertujuan untuk menjatuhkan atau mendiskritkan sebuah kaya atau penulis. d Tujuan kritik adalah untuk memperkaya khazanah sastra. e Yang dikritik adalah karya orang lain. f Menggunakan bahasa yang lugas yang tidak menimbulkan penafsiran ganda 4. a Membina dan mengembangkan sastra. Melalui kritik sastra, kritikus berusaha menunjukkan struktutr sebuah karya sastra, memberikan penilaian, menunjukkan kekuatan dan kelemahannya, serta memberikan alternatif untuk pengembangan karya sastra tersebut. b Pembinaan apresiasi sastra. Para kritikus berusaha membantu para peminat karya sastra memahami sebuah karya sastra. Kritikus berusaha mengungkap daerah-daerah yang lemah yang terdapat dalam karya sastra. c Menunjang dan mengembangkan ilmu sastra. Kritik sastra merupakan wadah analisis karya sastra, analisis struktur cerita, gaya bahasa, dan teknik penceritaan. 5. 1 Esai Deskriptif. Esai jenis ini dapat melukiskan subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang. 2 Esai Tajuk. Esai jenis ini dapat dilihat dalam surat kabar dan majalah. Esai ini mempunyai satu fungsi khusus, yaitu menggambarkan pandangan dan sikap surat kabar/majalah tersebut terhadap satu topik dan isyu dalam masyarakat. 3 Esai Cukilan Watak. Esai ini memperbolehkan seorang penulis membeberkan beberapa segi dari kehidupan individual seseorang kepada para pembaca. Lewat cukilan watak itu pembaca dapat mengetahui sikap penulis terhadap tipe pribadi yang dibeberkan. Disini penulis tidak menuliskan biografi. Ia hanya memilih bagian-bagian yang utama dari kehidupan dan watak pribadi tersebut. 4 Esai Pribadi. hampir sama dengan esai cukilan watak. Akan tetapi esai pribadi ditulis sendiri oleh pribadi tersebut tentang dirinya sendiri. Penulis akan menyatakan Saya adalah saya. “Saya akan menceritakan kepada saudara hidup saya dan pandangan saya tentang hidup.” Ia membuka tabir tentang dirinya sendiri. 5 Esai Reflektif. Esai reflektif ditulis secara formal dengan nada serius. Penulis mengungkapkan dengan dalam, sungguh-sungguh, dan hati-hati beberapa topik yang penting berhubungan dengan hidup, misalnya kematian, politik, pendidikan, dan hakikat manusiawi. Esai ini ditujukan kepada para cendekiawan. Demikian contoh soal teks kritik dan esai kelas 12. Semoga bermanfaat. Melanjutkan 20 Soal Latihan UNBK Bahasa Indonesia SMA dan Jawabannya bagian pertama soal nomor 1-10, bagian kedua berisikan soal nomor 11 sampai dengan 20. 11. Hal yang perlu diperhatikan dalam berpidato adalah berikut ini, kecuali…. a. penampilan b. kalimat pembuka pidato c. penyesuaian ekspresi d. pengulangan kata atau kalimat e. pengaturan mikrofon untuk kepentingan Volume Jawaban d 12. Cara untuk menarik untuk mengawali pidato adalah…. a. mengungkapkan tema pidato b. menjelaskan urutan sistematika pidato c. mengungkapkan fakta yang berhubungan dengan tema pidato d. menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pidato e. memikirkan teknik pidato yang menarik. Jawaban c 13. Berikut ini merupakan jenis esai, yaitu…. a. Proses b. keagamaan c. pendapat d. perjalanan e. sejarah Jawaban cBaca juga - 40 contoh soal ujian sekolah USP Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 2 Beserta Jawabannya - 20 Contoh Soal UTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap - 20 Contoh Soal UTS Bahasa Indonesia Kelas 11 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap - 20 Contoh Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban Lengkap - 30 soal UAS/PAS B. Indonesia kelas 11 semester genap kurikulum 2013 - 45 contoh soal PAT Bahasa Indonesia kelas 10 semester 2 14. Dalam buku Sri Sumarah sebenarnya nama judul salah satu cerpen yang ada didalam buku tersebut, Umar Kayam seperti ingin menguak dunia yang kerap dihadapi oleh beberapa perempuan dalam berbagai situasi. Dengan sendirinya pengarang menciptakan karakter dan dunia keperempuanan pada suatui masa secara cerdas. Hal yang dibahas dalam esai di atas adalah…. a. tema b. amanat c. latar d. tokoh e. alur Jawaban d 15. Berikut merupakan unsur intrinsik cerpen yang bisa digarap dalam esai, kecuali…. a. tema b. latar c. tokoh d. nilai e. alur Jawaban d 16. Saya menolak atau lebih tepatnya tidak menerima penuh bahwa puisi mesti padat, harus sedikit kata-kata. Daripada memenuhi syarat padat dan minimum tapi tidak indah serta gagap komunikasi, saya memilih puisi banyak kata tapi cantik, menyentuh, laju menghilir dan komunikatif. Puisi saya wajib musical. Kata-kata harus sedap didengar. Tentu saja kata-kata itu mengalami ketatnya seleksi. Kutipan esai diatas termasuk jenis…. a. reflektif b. argumentatif c. pandangan terhadap sastra d. proses e. sejarah Jawaban b 17. Hubungan antara esai dengan artikel adalah…. a. menggunakan bahasa yang informatif b. menggunakan pendapat dan pandangan penulis untuk meyakinkan pembaca c. menggunakan bahasa dengan gaya yang unik d. tulisan sama-sama tepat sasaran e. berisi fakta-fakta yang harus dapat dipertanggung jawabkan Jawaban b 18. Daerah yang memiliki luasa kilometer persegi dengan penduduk tak lebih dari satu jiwa ini sebenarnya memiliki potensi yang menarik. Selain memiliki pantai yang inda, Pacitan juga memiliki gua paling menarik di Asia Tenggara. Tulisan di atas bukan esai, karena…. a. berisi pendapat penulis b. lebih mengutamakan proses analisis fakta c. mengarah kepada proses d. mementingkan unsur berita e. penggunaan bahasa yang lembut Jawaban d 19. Dibawah ini merupakan ciri-ciri sebuah tulisan kritik, kecuali…. a. penafsiran b. penilaian c. analisis d. perenungan e. interprestasi Jawaban d 20. Berikut ini yang tidak termasuk objek sebuah kritik adalah…. a. struktur kata b. teknik penulisan c. gaya penulisan d. gambaran objek e. latar belakang tulisan Jawaban e Baca juga Contoh Soal USBN Bahasa Indonesia SMA dan Kunci Jawabannya Thanks for reading 20 Soal Latihan UNBK Bahasa Indonesia SMA dan Jawabannya ~ Part-2

berikut ini yang tidak termasuk objek sebuah kritik adalah