Berdoalah, niscaya akan aku kabulkan" .Itulah bunyi firman Tuhan dalam kitab sucinya. Bunyi ayat tersebut pasti benar. karena langsung dari Kitab suci agama yang menghadirkan ajaran kedamaian bagi sesama . Pertanyaannya, apakah doa pasti dikabulkan tanpa syarat tertentu ?
AllahSubhanahu wa Ta'ala berfirman : ادعوني أستجب لكم. "Berdoalah kalian niscaya Aku kabulkan." (Qs. Ghafir 60) Barang siapa diberi kemudahan bersyukur, niscaya akan ditambah kenikmatannya, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : لإن شكرتم لأزيدنكم. "Jika kalian mau bersyukur, niscaya Aku tambah kenikmatan yang Aku berikan kepada kalian."
Katakanlah "Sesungguhnya aku hanya berdoa (beribadah) kepada Rabb-ku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya [Al-Jinn/72:20]. Dan ayat-ayat lain dalam al-Qur'an yang menjelaskan larangan keras memalingkan doa kepada selain Allah Azza wa Jalla atau menyekutukan Allah Azza wa Jalla dengan makhluk di dalamnya.
Sesungguhnyaorang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo'a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina [Al-Mu'min/Ghafir/40: 60]. Alhamdulillah Maha benar Allah dengan segala firmannya. Aku sangat takjub dengan doa. Doa ternyata sepowerful itu.
Akantetapi, ada satu hal yang perlu diketahui bahwa doa yang kita panjatkan sejatinya dapat ditunda dan digantikan dengan sesuatu yang lain yang menurut Allah SWT jauh lebih baik dari apa yang diminta. "Dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku." (Maryam : 48). 6.
Berdoalah Maka Aku Kabulkan. Do'a adalah salah satu ibadah yang paling mudah dilakukan dan merupakan senjata kaum muslimin dalam situasi apapun. Do'a yang terlihat kecil ternyata adalah sesuatu yang sangat besar. Dengan do'a sesuatu yang menurut anggapan kita tidak mungkin dapat menjadi mungkin atas kehendak Allah SWT.
. وَاِذَا سَاَلَـكَ عِبَادِىۡ عَنِّىۡ فَاِنِّىۡ قَرِيۡبٌؕ اُجِيۡبُ دَعۡوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ فَلۡيَسۡتَجِيۡبُوۡا لِىۡ وَلۡيُؤۡمِنُوۡا بِىۡ لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُوۡنَ Wa izaa sa alaka 'ibaadii 'annnii fa innii qariibun ujiibu da'wataddaa'i izaa da'aani falyastajiibuu lii walyu minuu biila 'allahum yarshuduun Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu Muhammad tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. Juz ke-2 Tafsir Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu, Nabi Muhammad, tentang Aku karena rasa ingin tahu tentang segala sesuatu di sekitar kehidupannya, termasuk rasa ingin tahu tentang Tuhan, maka jawablah bahwa sesungguhnya Aku sangat dekat dengan manusia. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa dengan ikhlas apabila dia berdoa kepada-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah-Ku yang ditetapkan di dalam Al-Qur'an dan diperinci oleh Rasulullah, dan beriman kepada-Ku dengan kukuh agar mereka memperoleh kebenaran atau bimbingan dari Allah. Di dalam ayat ini, Allah menyuruh hamba-Nya agar berdoa kepada-Nya, serta Dia berjanji akan memperkenankannya, tetapi pada akhir ayat ini Allah menekankan agar hamba-Nya memenuhi perintah-Nya dan beriman kepada-Nya agar mereka selalu mendapat petunjuk. Di dalam hadis banyak diterangkan hal-hal yang bertalian dengan doa antara lain Rasulullah saw Tiga macam orang tidak ditolak doanya, yaitu Imam yang adil, orang yang sedang berpuasa hingga ia berbuka dan doa seorang yang teraniaya. Riwayat Muslim 2. Sabda Rasulullah saw "Senantiasa diterima permohonan setiap hamba, selama ia tidak mendoakan hal-hal yang menimbulkan dosa atau memutuskan hubungan silaturrahim dan selama tidak meminta agar segera dikabulkan. Rasulullah ditanya, "Apakah maksud segera dikabulkan ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Maksudnya ialah seorang hamba yang berkata, "Saya sesungguhnya telah berdoa, tetapi saya lihat belum diperkenankan, karena itu ia merasa kecewa lalu tidak berdoa lagi". Riwayat Ahmad, at-Tirmidzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah Walaupun ada pendapat yang mengatakan bahwa Allah swt Mahakuasa, Maha Mengetahui dan mengatur segalanya, diminta atau tidak diminta Dia berbuat sekehendak-Nya, sehingga manusia tidak perlu berdoa, tetapi pendapat itu bertentangan dengan ayat ini dan hadis-hadis Nabi Muhammad. Apabila di antara doa yang dipanjatkan kepada Allah ada yang belum dikabulkan, maka ada beberapa sebab memenuhi syarat-syarat yang semestinya. mutlak Allah memberikan sesuai dengan yang dimohonkan oleh hamba-Nya, tetapi diganti atau disesuaikan dengan yang lebih baik bagi pemohon, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam ayat ini Allah menghubungkan antara doa yang dijanjikan akan dikabulkan-Nya itu dengan ketentuan bahwa hamba-hamba-Nya harus mematuhi segala perintah-Nya dan beriman kepada-Nya. Selain itu doa hendaklah dilakukan dengan khusyuk, sungguh-sungguh dan dengan sepenuh hati, dan bukan doa untuk menganiaya orang, memutuskan hubungan silaturrahim dan lain-lain perbuatan maksiat. Memang segala sesuatu harus menurut syarat-syarat atau tata cara yang baik dan dapat menyampaikan kepada yang dimaksud. Kalau seorang berkata, "Ya Tuhanku berikanlah kepadaku seribu rupiah," tanpa melakukan usaha, maka dia bukanlah berdoa tetapi sesungguhnya dia seorang jahil. Artinya permohonan serupa itu tidak ada artinya, karena tidak disertai usaha yang wajar. sumber Keterangan mengenai QS. Al-BaqarahSurat Al Baqarah yang 286 ayat itu turun di Madinah yang sebahagian besar diturunkan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa' hajji Nabi Muhammad yang terakhir. Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Al Quran yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpancang ayat 282. Surat ini dinamai Al Baqarah karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil ayat 67 sampai dengan 74, dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya. Dinamai Fusthaatul-Quran puncak Al Quran karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain. Dinamai juga surat alif-laam-miim karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.
Tadabbur Al-Quran Siri 4 Tajuk Berdoalah, Pasti Allah Akan Kabulkan dan Janganlah Menjadi Orang Yang Sombong Ayat al-Mu’min 40 ayat ke 60 Allah berfirman وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ “Dan Rabb-mu berfirman Berdo’alah kepada-Ku, nescaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” al-Mu’min 40 ayat 60 Perintah Untuk Berdoa Ibnu Kathir berkata هذا من فضله تبارك وتعالى وكرمه أنه ندب عباده إلى دعائه وتكفل لهم بالإجابة كما كان سفيان الثوري يقول يامن أحب عباده إليه من سأله فأكثر سؤاله ويا من أبغض عباده إليه من لم يسأله وليس أحد كذلك غيرك يا رب “Ini merupakan anugerah dan kurnia Allah tabaraka wa ta’ala. Dia menganjurkan hamba-hamba-Nya untuk berdoa, dan Dia juga yang menjamin terkabulnya doa tersebut. Sebagaimana yang diucapkan oleh Sufyan ats-Tsauri, “Wahai Dzat yang lebih mencintai hamba-hambaNya yang meminta dan memperbanyak permintaan kepadaNya. Wahai Dzat yang lebih membenci hamba-hambaNya yang tidak meminta kepadaNya. Dan tidak ada selain Engkau yang demikian wahai Rabb” Senada dengan makna ini, seorang penyair berkata لله يغضب إن تركت سؤاله وبني آدم حين يسأل يغضب “Allah benci apabila engkau meninggalkan permohonan kepada-Nya, sedangkan anak Adam manusia benci apabila diminta kepadanya” Qatadah berkata, bahawa Ka’bul Ahbar berkata أعطيت هذه الأمة ثلاثا لم تعطهن أمة قبلها إلا نبي كان إذا أرسل الله نبيا قال له أنت شاهد على أمتك وجعلكم شهداء على الناس وكان يقال له ليس عليك في الدين من حرج وقال لهذه الأمة وما جعل عليكم في الدين من حرج » وكان يقال له ادعني أستجب لك وقال لهذه الأمة ادعوني أستجب لكم » رواه ابن أبي حاتم “Diberikan kepada umat ini tiga keutamaan, yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, kecuali kepada Nabi mereka sahaja 1. Ketika Allah mengutus seorang Nabi, dikatakan kepadanya, “Aku jadikan engkau sebagai saksi atas umatmu”. Sedangkan kepada umat ini Allah berfirman “Dan aku jadikan kalian wahai umat Islam sebagai saksi atas umat manusia” 2. Dikatakan kepada Nabi tersebut, “Tidak ada kesempitan bagimu didalam agama”, sedang kepada umat ini dikatakan وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ “Dan Dia tidak sekali-kali menjadikan untuk kamu sekalian wahai umat Islam kesempitan didalam agama” Al-Hajj 22 78 3. Dikatakan kepada Nabi tersebut, “Berdo’alah kepada-Ku, nescaya Aku akan penuhi do’amu itu”. Sedangkan kepada umat ini dikatakan ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ “Berdo’alah kalian kepada-Ku, nescaya akan Aku perkenankan untuk kalian” al-Mu’min 40 60 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim.” Tafsir al-Quranul Azhim, oleh Ibnu Kathir, al-Mu’min 40 60 Doa Adalah Ibadah Imam Ahmad telah meriwayatkan dari an-Nu’man bin Basyir radiyallahu anhu, dia mengatakan bahawa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَادَة “Sesungguhnya doa itu adalah ibadah” Kemudian beliau membaca ayat وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ “Dan Rabb-mu berfirman Berdo’alah kepada-Ku, nescaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” al-Mu’min 40 ayat 60 HR at-Tirmidzi, an-Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Jarir. at-Tirmidzi berkata “Hadis ini hasan sahih” Orang Yang Tidak Berdoa Adalah Orang Yang Sombong Firman Allah إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي “Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku”. Ibnu Kathir berkata “iaitu maksudnya enggan berdo’a kepada-Ku dan enggan Mentauhidkan-Ku” Firman Allah سيدخلون جهنم داخرين “akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” Ibnu Kathir berkata “iaitu maksudnya dalam keadaan nista dan tercela” Tafsir al-Quranul Azhim, oleh Ibnu Kathir, al-Mu’min 40 60 Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari datuknya, dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, baginda bersabda يُحْشَرُ الْمُتَكَبِّرُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَمْثَالَ الذَّرِّ فِي صُوَرِ النَّاسِ، يَعْلُوهُمْ كُلُّ شَيْءٍ مِنَ الصَّغَارِ، حَتْى يَدْخُلُوا سِجْنًا فِي جَهَنَّمَ يُقَالُ لَهُ بُولَسُ، تَعْلُوهُمْ نَارُ الْأنْيَارِ، يُسْقَوْنَ مِنْ طِينَةِ الْخَبَالِ، عُصَارَةِ أَهْلِ النَّار “Orang-orang yang menyombongkan diri akan dikumpulkan pada Hari Kiamat, seperti semut kecil dalam gambaran manusia, yang mana mereka ditimpa kehinaan disetiap keadaan. Hingga mereka masuk ke penjara di Neraka Jahannam yang bernama Bulas dan mereka diliputi oleh segala jenis api. Mereka diberi minum dengan Thiinatul Khabaal, iaitu cairan nanah penghuni Neraka” HR Ahmad, Hadis Hasan; lihat Sahihul Jami’ no. 8040
Jakarta - Doa adalah permohonan seorang hamba kepada Allah SWT. Manusia dengan segala cita dan harapan, dapat menyampaikan permohonan apa saja kepada Al Quran, Allah SWT berjanji pada seseorang jika berdoa kepada-Nya maka akan dikabulkan. Hal ini tercantum dalam Surat Al Baqarah ayat 186وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ - ١٨٦ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu Muhammad tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh seorang mukmin juga tidak akan ditolak. Tetapi Allah akan memberikan pilihan terbaik untuk kita. Apakah doanya dikabulkan segera atau Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik baginya di dunia dan di akhirat atau Allah akan menabungkan baginya di akhirat yang lebih baik dari apa yang dia dikabulkan oleh Allah, hendaknya kita memerhatikan adab-adab berdoa. Berikut adab berdoa dilansir Buku Pintar 50 Adab Islamkarya Arfiani dan Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak Untuk Madrasah Aliyah Kelas XII By Toto Adidarmo, MA, Drs. Mulyadi1. Niat yang benarHendaknya kita meniatkan berdoa sebagai ibadah kepada Allah, menggantungkan harapan dan keinginan kita hanya Berdoa dalam keadaan suciAkan lebih afdhal jika kita berdoa dalam keadaan Menghadap KiblatAdab berdoa berikutnya yakni menghadap kiblat. Hal ini tercantum dalam Surat Al Baqarah ayat 149-150وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَاِنَّهٗ لَلْحَقُّ مِنْ رَّبِّكَ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ - ١٤٩Dan dari manapun engkau Muhammad keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil haram, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۙ لِئَلَّا يَكُوْنَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِيْ وَلِاُتِمَّ نِعْمَتِيْ عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَۙ - ١٥٠Dan dari manapun engkau Muhammad keluar, maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil haram. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk menentangmu, kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat Menengadahkan bagian dalam telapak tanganRasulullah bersabda "Jika kamu meminta kepada Allah, maka mintalah dengan menengadahkan bagian dalam telapak tangan. Janganlah kamu memintanya dengan menengadahkan pungggung telapak tangan." HR Abu Daud.5. Mulai dengan Menyebut Asmaul Husna dan bersholawatRasulullah bersabda "Jika salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah dia memulainya dengan mengucap hamdalah serta puja-puji kepada Allah, lalu bersholawat kepada Nabi. Barulah setelah itu ia berdoa meminta apa yang dia inginkan." HR Abu Daud.6. Berdoa dengan rendah hati, suara lembut, dan penuh harapDalam Al Quran surat Al A'raf ayat 55 disebutkan adab berdoa agar rendah hati dan bersuara رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةً ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ - ٥٥Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui Berdoa dengan Rasa HarapAllah juga berfirman dalam surat Al A'raf ayat 56وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ - ٥٦Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diciptakan dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat Yakin akan DikabulkanBerikutnya adab berdoa yakni yakin akan dikabulkan. Allah SWT maha mengabulkan doa selama tidak ada sesuatu pun yang menghalanginya. Dari Abdullah bin Amr Ra bahwa Rasulullah SAW bersabda"Berdoa kepada Allah SWT dalam keadaan yakin akan dikabulkan. Sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa seorang hamba yang hatinya alpa dan lalai. HR Turmudzi. nwy/erd
Jakarta - Allah SWT meminta umat Islam untuk senantiasa berdoa. Doa yang dipanjatkan tersebut tidak lain supaya dapat dikabulkan. Setiap orang pasti memiliki keinginan, sampaikanlah keinginan tersebut kepada Sang Pemilik Al-Qur'an surat Al-Mu'min ayat 60, Allah SWT berfirmanوَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ Arab-Latin Wa qāla rabbukumud'ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna 'an 'ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīnArtinya Dan Tuhanmu berfirman "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".Berdoa menjadi satu amalan yang bisa dilakukan untuk memuji kebesaran Allah SWT, juga sebagai implementasi dari rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan. Berdoa juga menjadi cara untuk menyampaikan keinginan dan dari buku Nasihat Langit Penenteram Jiwa oleh Syaikh ash-Shafuri, dijelaskan bahwa setiap doa pasti akan dikabulkan namun berbeda soal waktu terkabul dan cara Allah SWT mengabulkannya. Dalam banyak hadits, Rasulullah SAW telah bersabda terkait terkabulnya tentang Keutamaan Doa Dalam kitab at-Targhib wa at-Tarhib disebutkan, Nabi bersabda, "Barang siapa dibukakan pintu doa untuknya, maka sungguh telah dibukakan pintu rahmat untuknya."Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, "Tiada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah dari doa"Beliau juga bersabda, "Doa adalah senjata orang beriman, tiang agama, dan cahaya langit dan bumi."Rasulullah SAW telah bersabda tentang doa umat muslim yang cepat dikabulkan. Melalui hadits-hadits berikut, kita dapat memetik pelajaran perihal berdoa agar menjadi amalan bernilai bersabda,"Allah tidak meninggalkan satu doa pun, dari doa-doa hamba-Nya, kecuali Dia menjelaskan doa itu kepadanya. Bisa jadi, doa itu disegerakan di dunia untuknya, dan bisa jadi disimpankan untuknya di akhirat. Lalu seorang mukmin berkata pada waktu itu, "Seandainya saja, doanya tiada yang disegerakan di dunia."Doa untuk saudaranya Dari Abu ad-Darda, Nabi bersabda, "Doa seorang laki-laki kepada saudaranya, tanpa sepengetahuannya, itu setara dengan tujuh puluh doa yang dikabulkan, dan Allah mengutus malaikat yang berkata, 'Amin. dan untukmu seperti itu juga."Sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan at-Tirmidzi, "Doa yang paling cepat dikabulkan adalah doa orang yang jauh terhadap orang yang jauh."Terdapat pula sabda Rasulullah, "Ada dua yang tiada penghalang antara dua doa itu dengan Allah, yaitu doa orang yang dizalimi dan doa seseorang kepada saudaranya tanpa sepengetahuannya."Doa musafir, orang terzalimi dan orangtuaRasulullah bersabda, "Tiga doa yang dikabulkan dan tidak diragukan lagi, doa orang musafir, doa orang yang dizalimi, dan doa orang tua kepada anaknya"Hadits lainnya mengatakan, "Doa orang tua terhadap anaknya itu seperti doa seorang nabi kepada umatnya."Doa orang berpuasa dan musafir Dalam riwayat al-Bazzar disebutkan bahwa ada tiga hak yang oleh Allah tidak dikembalikan, yaitu doa orang berpuasa hingga berbuka, doa orang yang dizalimi hingga ditolong, dan doa musafir hingga dengan menyebut Nama Allah SWT Diriwayatkan dari Abdullah bin Abu Burdah, suatu hari Rasulullah mendengar seseorang mulai berdoa, "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, sungguh aku bersaksi bahwa Engkau, tiada tuhan selain Engkau, MahaEsa, tempat meminta, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada satu pun yang setara dengan-Nya, maka beliau bersabda, "Sungguh kamu hendak meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung, yang jika seseorang memintadengan iringan persaksian itu, niscaya akan diberikan. Jika berdoa dengannya, pasti dikabulkan." HR Abu Dawud dan at-TirmidziDari Anas, Nabi mendengar seseorang berdoa, "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, sesungguhnya Engkau pemilik segala puji. Tiada tuhan selain Engkau, wahai Yang Maha Merindukan, Maha Memberi nikmat, Maha Pencipta langit dan bumi, dan Maha memiliki keagungan dan kemuliaan"Kemudian beliau bersabda, "Dia berdoa kepada Allah dengan nama yang paling agung, yang jika digunakan untuk berdoa maka akan dikabulkan, dan jika untuk meminta maka akan diberi." HR Imam Ahmad dan Abu DawudDalam kitab Syarh Asma al-Husna karya al-Qurthubi disebutkan, Aisyah berkata, "Wahai Rasulullah, ajarkanlah nama Allah yang paling agung kepadaku, yang jika nama itu digunakan untuk berdoa maka Dia akan mengabulkannya."Beliau menanggapi, "Berdiriah, berwudhulah, masuklah ke dalam masjid, dan kerjakanlah shalat dua rakaat, lalu berdoalah hingga terdengar olehku." Lalu Aisyah menuruti arahan sang Nabi, sampai akhirnya duduk istirahat setelah sholat. Kemudian beliau berdoa, "Ya Allah, berilah Aisyah petunjuk."Aisyah pun berdoa, "Ya Allah, sungguh aku berdoa kepada-Mu dengan semua nama-Mu yang paling baik, seluruhnya, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang agung, besar, dan paling besar, yang jika seseorang berdoa dengan nama itu maka akan Engkau kabulkan dan jika seseorang memohon kepada-Mu dengan nama itu maka akan Engkau berikan."Mendengar itu, beliau mengatakan kepada Aisyah, "Kamu sudah tepat dalam doa itu, demi Tuhan yang jiwaku berada di tangan-Nya." Simak Video "Kekuatan Doa" [GambasVideo 20detik] dvs/lus
berdoalah maka akan aku kabulkan